5 Kebiasaan Dari Para Miliarder Yang Bisa Membuat Anda Menjadi Kaya Raya

Pada Maret 2010, planet Bumi memiliki 937 miliarder didalam catatannya – menurut Forbes. Itu adalah sebuah klub yang terbilang cukup kecil dan anda harus membayangkan bahwa ke-937 orang tersebut akan memiliki beberapa persamaan yang riil – selain kekayaan yang mereka miliki. Bahkan mereka juga melakukan hal yang sama. Ada banyak “uang baru” di kehidupan para miliarder dan banyak dari mereka yang memiliki kebiasaan yang sama dimana membantu mereka dalam mengumpulkan kekayaannya. Bahkan jika keberuntungan pribadimu kini sedang menjauh maka cobalah kelima kebiasaan ini dan percayalah jika hal tersebut dapat memberikan dorongan didalam hidup anda ke depannya.

  1. Sisi kewirausahaannya

Sebanyak 7 dari 10 miliarder dari daftar Forbes 2010 adalah orang yang berusaha sendiri. Ini adalah klub yang berisikan manusia-manusia yang cerdas, termasuk Bill Gates (kekayaan bersih US$ 53 miliar) yang memulai Microsoft – perusahaan yang didirikan pada tahun 1975 dimana saat itu dirinya masih berada bangku kuliah tahun pertamanya di Universitas Harvard.

Gates mungkin berada di tempat dan waktu yang tepat dalam hal mengembangkan software komputer, tetapi ia juga berani membuat keputusan untuk menyerang langsung, bukannya menunggu masa-masa lulus kuliah dan mendapatkan gelar sarjana. Menghadapi situasi yang keras untuk mengejar karir kesuksesan didalam bisnis membantu  dirinya untuk menanam benih sehingga menjadi salah satu perusahaan terbesar dan tersukses di dunia.

  1. Sisi kesederhanaannya

Anda mungkin menganggap bahwa dorongan para miliarder berasal dari gaya hidup yang mewah. Namun, beberapa orang terkaya di dunia yang masuk ke daftar Forbes dikatakan sukses berkat kemampuannya untuk menetap didalam sisi kesederhanaannya.

Kita ambil contoh Warren Buffett, misalnya. Kekayaan bersihnya yang senilai US$ 47 miliar menempatkan dirinya didalam daftar miliarder terkaya nomor 3 di Forbes tahun 2010. Tetapi kenyataannya adalah tidak banyak yang tahu bahwa tingkat keberhasilan yang diraih Buffett sampai pada saat ini sebagian besar didapat karena menganut gaya hidup hemat yang dipercayainya sejak kecil. Dimulai dari usia yang sangat muda, Buffett sudah membangun dan menginvestasikan uangnya. Saat ia berusia 26 tahun, ia sudah berhasil membangun kekayaannya – mungkin jika dikalkulasikan pada kurs hari ini, kekayaannya berkisar lebih dari US$ 1 juta. Hal ini memungkinkan dirinya untuk memulai wirausaha dan berinvestasi sendiri yang pada akhirnya mengijinkan ia untuk berinvestasi lebih besar dan mengambil kendali atas perusahaan Berkshire Hathaway. Dan pada akhirnya, seperti yang kita ketahui – menjadi sebuah sejarah.

  1. Visi

Kebanyakan miliarder memiliki visi dimana mereka dapat berpikir dunia akan menjadi seperti apa di masa mendatang – dan bagaimana mereka dapat memanfaatkan kondisi tersebut. Kita ambil contoh Sergey Brin dan Larry Page – pendiri Google. Nama mereka masuk didalam daftar miliarder terkaya nomor 24 di Forbes tahun 2010 dengan masing-masing memiliki kekayaan bersih senilai US$ 17,5 miliar. Keduanya mempunyai visi bahwa internet dapat digunakan sebagai alat untuk membuka dunia informasi kepada semua orang di dunia sehingga mereka menciptakan sebuah perusahaan yang bernama Google yang berdasarkan mesin pencari terunggul yang akan membantu visi mereka menjadi kenyataan.

Diluncurkan pada tahun 1998, Google telah menjelma menjadi mesin pencari paling populer di dunia dan telah secara radikal memperluas ruang lingkup internet.

  1. Sikap berani mengambil resiko

Satu persamaan yang hampir dimiliki oleh semua miliarder di dunia adalah mereka bersedia dan berani untuk mengambil resiko demi mengejar kesuksesannya. Bagi beberapa miliarder seperti Bill Gates atau Lawrence Ellison (pendiri Oracle) ini rela meninggalkan kuliahnya demi mengejar peluang bisnis. Tetapi ada beberapa miliarder yang juga dikenal karena berani mengambil resiko yang sangat tinggi – seperti George Soros (kekayaan bersih senilai US$ 14 miliar).

Investor ini terkenal sebagai orang yang berhasil “memecahkan” Bank Inggris dengan membuat taruhan senilai miliaran dolar didalam mata uang Poundsterling Inggris karena menurunkan nilainya. Hal itu membuat Soros mendapatkan penghasilan senilai lebih dari US$ 1 miliar dalam satu hari saja. Ini merupakan cara cepat kaya raya bagi mereka yang sudah mempunyai modal sebagai peluru dalam mencari kekayaan.

  1. Sisi kesabarannya

Para miliarder tidak hanya dikatakan mampu mengambil saat-saat yang tepat untuk memulai bisnisnya, mereka juga memiliki sikap kesabaran yang tinggi. Setelah melalui semuanya, terkadang dibutuhkan waktu untuk mendapatkan ide yang baik guna melunasi keberhasilannya.

Pernah mendengar tentang Amazon.com? Perusahaan terkemuka ini didirikan oleh mantan eksekutif Wall Street – Jeff Bezos pada tahun 1994. Perusahaan ini sekarang menjadi besar di mata dunia dan tidak banyak yang mengetahuinya jika hal ini dimulai didalam garasi Bezon dengan ditemani beberapa karyawan saja. Bezos sekarang menjadi CEO dari perusahaan ritel online terbesar di AS dengan memiliki kekayaan bersih senilai US$ 12,3 miliar pada tahun 2010. Namun, butuh waktu 7 tahun sebelum perusahaannya berbuah keuntungan dimana akhirnya hal itu terjadi di kuartal keempat tahun 2001. Belum lagi sempat terjadi kudeta utama karena kecelakaan dotcom, yang meninggalkan banyak tanda tanya di kalangan masyarakat dimana mereka berpikir “Apakah model bisnis onlinenya layak untuk dilakukan?”. Bezos percaya jika ia mampu dan bertahan sampai dunia siap untuk menjalankan belanja online.

  • Kesimpulan Akhir

Tidak ada satupun yang mengatakan bahwa menciptakan keberuntugan seperti mendapatkan miliaran dolar adalah hal yang mudah. Bahkan, sebagian besar miliarder di dunia berbagi kualitas utamanya seperti visi, kesabaran dan ketabahan yang luar biasa dalam menghadapi berbagai resiko. Untungnya, kebiasaan dari para miliarder ini tertanam di setiap orang, gratis dan bisa membantu mereka bergerak dengan mengambil langkah lebih konkrit untuk membangun tangga kekayaannya sendiri.